Taman Nasional Baluran, Padang Savana Luas Berbatas Pantai Indah

Kekayaan alam Indonesia rasanya tak akan habis bila diulas satu-satu. Kali ini, daerah timur Pulau Jawa lah yang akan kita eksplorasi. Taman Nasional Baluran tepatnya. Letak taman nasional ini berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur atau tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi. Luasnya yang puluhan ribu hektar menyimpan berbagai keunikan tersendiri seperti hutan, padang savana, pantai dan juga hutan payau.

Akses menuju Baluran sangatlah mudah. Gerbang masuk utama berada tepat di pinggir jalan utama antara Situbondo dan Banyuwangi. Tak ada salahnya mampir ke sini terlebih dahulu bila kalian sedang bepergian ke Bali melalui jalur Pantura. Para wisatawan juga tak perlu berjalan kaki saat menyusuri Baluran karena diperbolehkan menjelajahinya dengan kendaraan bermotor.

Taman Nasional Baluran (Foto: Risang Sudrajad)

Harga Tiket Masuk Taman Nasional Baluran

Ada perbedaan harga saat hari biasa dengan akhir pekan atau hari libur. Selain itu, para wisatawan juga dipungut biaya parkir. Berikut rinciannya:

Harga Tiket Masuk Hari Biasa

  • Wisatawan lokal: Rp15.000
  • wisatawan mancanegara: Rp150.000
  • Biaya parkir roda 2: Rp5.000; roda 4: Rp10.000; roda 6: Rp50.000
Harga Tiket Masuk Hari Libur atau Akhir Pekan
  • Wisatawan lokal: Rp17.500
  • Wisatawan mancanegara: Rp225.000
  • Biaya parkir roda 2: Rp7.500; roda 4: Rp15.000; roda 6: Rp75.000

Tengkorak banteng yang ada di Taman Nasional Baluran (Foto: Risang Sudrajad)

Disambut Hutan Musim dan Hutan Hijau

Ada beberapa destinasi wisata di Taman Nasional Baluran. Yang pertama adalah hutan musim. Seperti namanya, pemandangan di hutan ini akan berubah mengikuti musimnya. Para wisatawan akan melihat rimbunnya pepohonan hijau pada musim penghujan. Sebaliknya, saat kemarau tiba, pepohonan itu akan kering dan rontok.

Selanjutnya ada hutan hijau, yang selalu tampak rimbun tak peduli musim. Sebab ada sungai bawah tanah yang melintasi kawasan ini.

Ada puluhan jenis tumbuhan yang tumbuh di Taman Nasional Baluran seperti widoro bukol, mimba, dan pilang.

Kera menjadi salah satu mamalia yang hidup di Baluran (Foto: Risang Sudrajad)

Padang Savana Bekol, Padang Rumput Terluas di Pulau Jawa

Sehabis melewati hutan musim dan hutan hijau, wisatawan akan sampai ke Padang Savana Bekol. Hamparannya yang seluas 300 hektare membuat lokasi ini disebut padang savana terluas di Pulau Jawa.

Ada "Pohon Raisa" di savana itu. Cuma gara-gara dulunya pernah dipakai sebagai lokasi pembuatan video klip Raisa, "Jatuh Hati", orang-orang menyebut spot itu "Pohon Raisa". Banyak pengunjung yang tak mau melewatkan kesempatan menyinggahi dan melihat langsung seperti apa lokasinya. Ujung-ujungnya, ya, foto-foto...

Bila cukup beruntung, kalian bisa melihat sekumpulan rusa di savana ini. Taman Nasional Baluran juga dihuni puluhan jenis mamalia lainnya, seperti banteng, monyet, kijang, dan macan tutul. Belum lagi ratusan jenis burung seperti merak yang hidup Baluran.

Sekumpulan rusa di Padang Savana Bekol (Foto: Risang Sudrajad)

Guest House Dekat Taman Savana Bekol

Para wisatawan yang ingin menginap di Baluran juga bisa menyewa guest house yang letaknya tak jauh dari Padang Savana Bekol. Tarif sewanya berbeda-beda, berkisar antara Rp100.000 sampai Rp400.000. Pemesanan bisa dilakukan dengan menghubungi Petugas Pelayanan Pengunjung Taman Nasional Baluran.

Menara Pandang Taman Nasional Baluran

Sempatkan pula untuk sedikit mendaki ke arah menara pandang yang letaknya tak jauh dari Padang Savana Bekol. Di tempat ini, kalian bisa melihat langsung luasnya Baluran dari ketinggian, dengan bentangan pegunungan sejauh mata memandang.

Taman Nasional Baluran dilihat dari menara (Foto: Risang Sudrajad)

Pantai Bama, Spot Snorkeling di Taman Nasional Baluran

Puas bermain-main di Padang Savana Bekol, kini saatnya kita beranjak ke spot selanjutnya yaitu Pantai Bama. Pantai ini terletak kurang lebih 4 km dari spot sebelumnya. Pantai Bama berpasir hitam dan putih. Ombaknya yang tenang, karena itu banyak wisatawan yang mengunjungi pantai ini untuk snorkeling menikmati keindahan aneka biota bawah lautnya.

Pantai Bama merupakan spot terbaik untuk menikmati sunrise. Di sini juga sudah disediakan rumah pohon buat para wisatawan yang hanya ingin bersantai di pinggir pantai saja. Terdapat pula musala, kantin, dan kamar mandi sebagai fasilitas umum.

Pantai Bama, spot snorkeling di Baluran (Foto: Risang Sudrajad)

Tip untuk Mengunjungi Baluran

  1. Selalu perhatikan kondisi mobil/motor. Pasalnya, track yang akan kalian lalui cukuplah jauh. Meski jalannya sudah beraspal, terkadang ada beberapa spot jalanan yang tak rata.
  2. Selalu waspada saat turun dari mobil. Banyak kera yang tinggal di sekitar Padang Savana Bekol dan Pantai Bama. Ingat, jangan sampai memberi makan kera-kera tersebut.
  3. Para wisatawan sebaiknya datang pada bulan Maret hingga Agustus. Pada rentang waktu inilah kalian bisa melihat perkelahian rusa jantan di musim kawin.
  4. Jangan lupa membawa obat-obatan pribadi dan juga lotion nyamuk.
  5. Penting: selalu siapkan kamera, sebab keindahan Taman Nasional Baluran akan membuatmu menyesal jika tak sempat mengabadikan.

Wajar rasanya kalau julukan Africa van Java atau Little Africa disematkan untuk Taman Nasional Baluran. So, kapan nih kita pergi bareng ke sana?

Tanggapi tuturan di atas?

Leave a reply

Atur ulang Katasandi