Pantai Peh Pulo, Raja Ampat-nya Blitar, Jawa Timur

Keindahan pesisir pantai Blitar patut disinggahi saat kita mengunjungi kota yang punya minuman khas 'es pleret' ini. Pantai Peh Pulo salah satunya. Pantai berjuluk Raja Ampat-nya Blitar itu terletak di Dusun Pehpulo, Sumbersih, Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Butuh waktu kurang lebih 2 jam dari pusat Kota Blitar untuk mencapainya.

Akses ke Pantai Peh Pulo

Perjalanan ke Pantai Peh Pulo bisa kita tempuh menggunakan jalur darat, baik dengan sepeda motor maupun mobil. Ikuti saja arah menuju Pantai Serang sampai menemukan pertigaan, teruslah lurus mengarah Pantai Pasir Putih atau Pantai Peh Pulo, sebab belok kanan berarti ke Pantai Serang. Karena cukup banyak jalan kecil dan persimpangan, sebaiknya juga gunakan Google Maps atau seringlah bertanya ke warga setempat.

Lokasi Pantai Peh Pulo agak terpencil, dengan akses jalan masih pas-pasan. Sebagian cor-coran, sebagian lain masih berupa jalan makadam. Maka, ketika musim hujan tiba, kita perlu sangat berhati-hati oleh licinnya jalanan.

Semakin mendekati Pantai Peh Pulo, makin sulit menemukan rumah warga. Hanya ada barisan bukit dan pohon besar yang masih alami. Namun, pemandangannya sangat eksotis, bisa dibilang 11-12 dengan perbukitan dan savana di Sumba—setidaknya lumayan bisa mengobati penat akibat melintasi kondisi ekstrem jalurnya.

Pantai Peh Pulo, Mirip Raja Ampat

Begitu sampai di Pantai Peh Pulo, hamparan pasir putih bersih dan lembut seperti menyambut, kontrasnya padu dengan hijau-birunya air laut. Barisan karang raksasa dan biru langit cerah akan membuat kita betah berlama-lama di sana. Pantai Peh Pulo memang punya pesona alam yang luar biasa indahnya, tak salah banyak orang menganggapnya mirip Raja Ampat di Papua.

Pantai Peh Pulo, Blitar

Pantai Peh Pulo, Blitar (Foto: Valencya Leany)

Pantai Peh Pulo terbilang masih benar-benar alami dan belum banyak pengunjungnya. Jika ingin menikmati pantai yang sepi pengunjung dan masih alami layaknya private beach , Peh Pulo-lah pilihannya. Hanya saja deburan ombak pantai ini cukup besar dan membahayakan. Dilarang berenang atau apalagi snorkeling di sana. Sudah ada papan peringatan dari kayu tertancap di pinggir pantai, melarang kita melakukannya. Jadi, jika kalian mengunjungi pantai ini, cukuplah bermain buih di pinggirannya. Jangan berenang, ya.

Waktu air laut sedikit surut, kita bisa melihat terumbu karang yang bertebaran di bibir pantai. Bahkan jika beruntung kita juga bisa mendapati berbagai jenis hewan laut. Tak jarang tampak kepiting dan umang-umang berlarian di pasir pantai, dikejar deburan ombak. Selain itu, deretan kapal nelayan serta pohon-pohon kering yang berjajar di bibir pantai bisa menjadi spot fotomu yang menarik.

Fasilitas di Pantai Peh Pulo

Karena sepertinya belum ada pengelola resminya, tidak ada tiket masuk untuk berwisata di kawasan Pantai Peh Pulo. Gratis. Kita hanya perlu membayar parkir saja, Rp5.000 per kendaraan.

Pantai Peh Pulo, Blitar

Pantai Peh Pulo, Blitar (Foto: Valencya Leany)

Walau masih terbilang baru dan sepi, telah tersedia beberapa fasilitas penunjang wisata di sana. Seperti toilet umum yang cukup bersih dan warung-warung makan yang bisa kita jumpai di pinggir pantai dan di arah masuknya. Namun, sebaiknya tetaplah membawa cadangan makanan dan minuman untuk berjaga-jaga. Sebab pada hari-hari tertentu, misalnya saat lebaran, banyak warung makan yang tutup. Ingat juga untuk membawa obat-obatan dan keperluan penting pribadi lainnya, karena di sekitar Pantai Peh Pulo tidak ada toko atau apotek.

Nah, segeralah rencanakan liburanmu mengunjungi Pantai Peh Pulo Blitar ini. Mumpung masih sepi.

Tanggapi tuturan di atas?

Leave a reply

Atur ulang Katasandi